Catatan Akhir Semester 4



Masih teringat olehku bayangan diri ini mengetik untuk memposting laman baru di blog ini karena terlalu bosan untuk hanya melihat layar laptop dan tidak melakukan apa-apa disaat aku diminta untuk menunggu.
Pas pagi hari setelah permintaan menunggu kuladeni malam tadi, kujalani hari ini dengan jadwal final terakhir #HukumDiplomatikdanHubunganInternasional yang tertera manis di salah satu halaman di buku catatan khusus semester empatku. Didalam halaman itu tentu saja kelas dengan waktu final tertera jelas disana. Ku intip kelasnya H103 dan pada jam 10.05-12.00

Tadi kuawali pagi seperti biasa, lancar-lancar saja,aku masih diberi kesempatan untuk menghirup udara pagi segar yang berhembus dari puncak gunung sana yang menjadi intaianku tiap paginya. Tapi dengan sedikit wajah muram aku kembali ke kamar setelah aktivitas pagi di luar sana telah selesai, gejala aneh timbul di bagian tengah kiri bagian tubuh.
Entah ada apa dengan tubuh ini,otak mulai berguncang dan mengingat apa ada yang salah dengan yang kulakukan ? Tapi sudahlah fikirku cepat ku raih sebuah botol yang berwarna kuning milikku dekat jendela yang selalu menjadi penghangat tubuhku setiap paginya. Setidaknya setelah ku obati ini mulai lega’an.
Mengistirhatkan diri di tempat tidur pagi ini dan mencoba meraih Buku dengan sampul merah bergaris batik yang sejak tadi malam telah berada di sela-sela boneka pajanganku di tempat tidur. Kubuka halaman-halaman demi halaman buku ini, antara menahan nyeri dengan mata ingin mulai menutup lagi
Dalam bayangan fikiranku pun sudah sampai dengan apa yang sebenarnya ingin aku ulangi baca sejak aku membuka 3 lembar pertama dari buku ini. Aku sudah menammatkannya tadi subuh, kupahami sampai ke akar-akarnya. Tapi serangan lain datang bahwa sepertinya saat aku datang ke kampus nantinya, mungkin hanya ttd saja yang akan aku sumbangkan dengan tinta ballpointku untuk final terakhir ini. Tapi fikirku entahlah, liat saja nanti.
Belum sampai pada halaman yang sebenarnya ingin ku baca tadi, aku menutupnya dengan cepat dan menaruhnya mencoba menenangkan tubuh ini, agar bisa fit saat mengerjakannya nanti HARAPKU..
jarum jam dinding menujukkan jam 7.45 menit, mungkin membersihkan diri sudah waktunya dan bersiap-siap setelahnya agar lebih segaran. Setelah hal itu selesai, kubuka laptop yang telah kuambil tadi untuk melihat beberapa berita online hari ini yang mampir di akunku. masih sama dengan yang lalu politik masih merajalela disana.
Akhirnya di sudut kiri layar laptopku waktu sudah menunjukan 9.31 saatnya untuk berangkat. Kusimpan pada tempatnya semua barang yang telah kupindahkan sejak pagi tadi. Sampai di parkiran, teman yang sering ku panggil imh telah duduk manis dan dengan sedikit perbincangan hangat dengan teman angkatan yang berdiri di sebelahnya.
Setelah perbicangan sedikit, kuputuskan untuk ke kelas lima menit lagi waktu menunjukan jam 10.00 waktu final datang. pas di pintu masuk melihat sepintas suasana ruangan yang terpampang jelas di salah satu halaman bukuku, aku dan imha bertatapan sepintas. Dalam hatiku bertanya, “kenapa orang-orang yang di dalam berbeda”? Tak seperti biasanya saat aku mengikuti kuliah.
Dan jederrr kuambil lengan temanku itu dan berbalik arah melihat jadwal yang masih tertempel jelas di dinding. Kuperhatikan dengan jelas ada perubahan jadwal di sana. dan WOW fix hari ini menunggu lagi.
Tak lama dua teman yang lain datang, yah teman yang selalu kutemani menjalani kehidupan kampus. Seharmoni deru angin kami menunggu untuk jam 13.00 Penantian yang lama dan menguras kebosanan.
Saat waktu itu tiba, serangan yang datang padaku pagi tadi ternyata benar. Aku hanya menyumbangkan sedikit tinta ballpointku untuk ttd, tapi yang terjadi kemudian?
List nama peserta final mata kuliah ini di borang itu namaku tak terpampang di sana. Aku masih berfikir positif itu lembaran pertama, masih ada lembaran kedua disebalah ruangan. Tak lama setelah itu ku check si ruangan sebelah. Dan hasilnya dari kami berempat hanya ada satu nama disana. Dan itu adalah nama temanku yang berasal dari Bau-Bau.

Ah sedikit aku bosan menulis catatan akhir semester ini..

Lanjut... Akhirnya dengan penjelasan sedikit kamu mengurus hal-hal yang menjadi persyaratan untuk mendapatkan borang list peserta final. Mulai dari print KRS lagi (fikirku hal itu hanya aku lakukan saat pertama mengurus saat perkuliahan awal pada awal semester, tapi ternyata untuk kedua-kalinya di semester ini). Selanjutnya berjalan kaki dari kampus ke rektorat dan itu dari ujung ke ujung
Kisah menariknya saat itu, dengan berjalan kaki dari kampus ke rektorat kebetulan kami mengurusnya berlima, yah salah satu temanku juga tidak terdapat namanya disana. Dalam perjalanan kata-kata huh, jauh, capek, aku sudah janjian, tawa, sampai tetetsan keringat tak luput dari perjalanan itu. Sampai mengurus menghadapi ibu-ibu dengan sedikit jutek, jaringan yang lamload di salah satu komputer, ingin memberikan kesalahan pada print out kami, sampai pada akhirnya adalah kata “menunggu” dan pekerjaan itu kembali kulakukan hari ini. Aku di tes kesabaran sepertinya hari ini.
Tapi yang jelasnya Mathari masih berada di Puncak sana dan memberiku  semangat bahwa ini pasti ada titik cerahnya. Tak harus menunggu sampai berjam-jam akhirnya borang itu berhasil kami dapatkan. Yah sedikit sentuhan manis dari ballpointku semuanya berakhir.
Semuanya selesai hari ini untuk menutup kisah perkuliahan di akhir semester. Sekarang sisa menunggu hasil dari perjuangan satu semester ini. Berharap Semuanya A di barisan itu. Amien.
Terima Kasih teman, Terima kasih pegawai Rektorat, Terima kasih untuk semuanya.

Penulis : Ririn Puspitasari ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Catatan Akhir Semester 4 ini dipublish oleh Ririn Puspitasari pada hari Rabu, 04 Juni 2014. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Catatan Akhir Semester 4
 

0 komentar:

Posting Komentar