Tanggapan (SARAN & KRITIK)

TUGAS II

RIRIN PUSPITASARI
XII.IA. 3
9469


No
Tema Permasalahan
Tanggapan
Saran
Kritik
1
Pada bulan November 2009 terjadi deflasi tipis 0,03 persen. Badan Pusat Statistik mengumumkan dengan deflasi ini maka inflasi tahun kalender (Januari-November) sebesar 2,45 persen dan inflasi tahunan baru 2,41 persen. Deflasi terutama disebabkan harga di kelompok bahan makanan turun 0,82 persen. Adapun transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi 0,08 persen
Sebaiknya, deflasi bulan November 2009 bisa dijadikan pengalaman, agar pada bulan yang akan dating deflasi tidak terjadi lagi.
Tidak sepantasnya, deflasi transporatsi, komunikasi, dan jasa keuangan menglami deflasi 0,08 persen apalagi hanya disebabkan oleh penurunan harga di kelompok bahan makanan.
2











Investor asing memiliki likuiditas yang cukup besar karena bank – bank sentral di Amerika Serikat dan Eropa tengah gencar mencetak uang baru. Di sisi lain, perbankan di As dan Eropa menahan diri menyalurkan kredit dan menghimpun dana pihak ketiga. Kondisi itu mengakibatkan masyarakat di AS dan Eropa kurang tertarik menabung sehingga mengakibatkan dana yang dimiliki diinvestasikan ke pasar saham.


Sebaiknya, perbankan di AS dan Eropa bisa menyalurkan kredit dan menghimpun dan pihak ketiga agar tidak mengakibatkan masyarakat di AS dan Eropa kurang tertarik menabung.
Perbankan di AS dan Eropa tidak sepantasnya menahan diri menyalurkan kredit dan menghimpun dana pihak ketiga sebab memberikan dampak yang buruk bagi masyarakat di AS dan Eropa yang kurang tertarik menabung.
3
Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,3-6,8 persen per tahun, laju inflasi rata – rata 4-6 persen, tingkat pengangguran 5-6 persen, tingkat kemiskinan 8-10 persen, dan pendapatan per kapita  4.000 dollar AS pada akhir 2014. Untuk mencapai itu, khususnya mengurangi angka kemiskinan, strategi yang digunakan adalahh pemberdayaan koperasi dan UKM. Hal yang dilakukan antara lain dengan memperluas pelayanan kredit usaha rakyat, pemasyarakatan kewirausahaan, dan pengembangan  wirausaha baru.
Saya mendukung pendapat narasumber. Tapi, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi, sebaiknya usaha-usaha yang dilakukan lebih ditingkatkan lagi, khususnya pengawasan di lapangan.
Tidak logis untuk menargetkan pertumbuhan ekonomi, jika laju inflasi, kemiskinan dan pengangguran lebih tinggi apalagi dengan usaha yang minim.

Penulis : Ririn Puspitasari ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Tanggapan (SARAN & KRITIK) ini dipublish oleh Ririn Puspitasari pada hari Kamis, 18 Oktober 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Tanggapan (SARAN & KRITIK)
 

0 komentar:

Posting Komentar